Pernah nggak sih kamu merasa mood langsung berantakan, gampang emosi, atau lemas seharian cuma gara-gara pagi harinya perut rasanya kembung, begah, atau susah buang air besar?
Bagi kita yang berada di usia 25 tahun ke atas, masalah pencernaan kayak GERD, kembung setelah makan, atau jadwal ke belakang yang nggak teratur sering banget dianggap sebagai "penyakit biasa akibat faktor usia" atau sekadar efek kebanyakan makan pedas. Berbekal obat promag atau pelancar BAB, kita pikir masalahnya sudah selesai.
Padahal, dalam dunia kesehatan holistik, sistem pencernaan atau gut health adalah fondasi dari seluruh kesehatan tubuh kita. Usus kita bahkan punya julukan keren: The Second Brain (Otak Kedua).
Pernah ngerasa perut mules atau mules-mules mual saat mau interview kerja, meeting penting sama bos, atau pas lagi nungguin chat dari gebetan? Itu adalah bukti nyata kalau otak di kepala dan "otak" di perutmu itu tersambung lewat jalur tol super cepat yang disebut Vagus Nerve (Saraf Vagus). Fenomena ini dikenal dengan istilah Gut-Brain Axis.
Hubungan mereka berdua ini dua arah:
Selain mules dan kembung, masalah pada usus sering kali muncul dalam bentuk gejala luar yang mungkin nggak pernah kamu sangka sebelumnya:
Merawat usus nggak berarti kamu harus langsung stop makan enak dan cuma makan rebus-rebusan hambar. Kita bisa pakai metode micro-steps yang santai tapi efektif:
Di dalam usus kita ada miliaran bakteri baik yang butuh makan. Berikan mereka Prebiotik (makanan bakteri) berupa serat dari sayur, buah, oat, atau kacang-kacangan. Dan tambahkan Probiotik (pasukan bakteri baik tambahan) dari makanan fermentasi alami seperti yogurt, kefir, tempe, atau kimchi.
Siapa yang kalau makan siang sambil nonton YouTube, balas chat kerjaan, atau sambil nyetir? Kebiasaan ini bikin tubuh makan dalam mode stres, sehingga enzim pencernaan nggak keluar maksimal. Coba deh, minimal 10 menit pertama saat makan, taruh HP-mu. Nikmati rasa makanannya dan kunyah pelan-pelan (kunyah yang lama bikin kerja lambung jadi jauh lebih ringan!).
Kalau kamu lagi emosi atau stres banget, jangan langsung pelampiasan ke makanan (emotional eating). Tarik napas dalam-dalam 3 kali sebelum menyuap makanan. Ini membantu mengaktifkan sistem saraf parasimpatis (mode rest and digest) agar tubuhmu siap menyerap nutrisi dengan baik.
Makanan instan, sosis, nugget, atau camilan yang tinggi gula dan pengawet adalah musuh utama bakteri baik di usus. Kamu nggak harus musuhin makanan ini total, cukup kurangi frekuensinya dan ganti dengan real food (makanan utuh dari alam).
---
Menjaga kesehatan holistik itu selalu dimulai dari dalam, dan dalam hal ini, pusatnya adalah perutmu. Ketika kamu mulai merawat pencernaanmu dengan baik, kamu nggak cuma bakal terbebas dari masalah kembung atau begah, tapi kamu juga bakal merasakan tidur yang lebih nyenyak, kulit yang lebih bersih, dan pikiran yang jauh lebih tenang.
Listen to your gut. Tubuhmu tahu apa yang dia butuhkan.